Karya ini masuk kedalam pameran “Caraka Bumi” yang merupakan pameran mahasiswa Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta untuk turut dalam peringatan Hari Bumi sekitar 1 bulan yang lalu, tepatnya 22 April. Karya-karya yang hadir dalam pameran ini menunjukkan rasa apresiasi perupa terhadap keindahan lingkungan, serta karya yang menunjukkan masalah kerusakan yang terjadi pada lingkungan. Caraka, berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti pembawa pesan. Dalam pameran ini, perupa hadir sebagai pembawa pesan yang berupa karyanya.
Detail Karya:
Judul Karya : Tenggara Jakarta
Media : Mixed Media (Tinta Cina, Aklirik) diatas Kanvas
Dimensi Ukuran : 35x44cm
Pembuatan Karya : 2021
Konsep Karya:
Karya ini merupakan penggambaran wilayah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bantar Gebang, Bekasi melalui pengamatan saya menggunakan Peta Digital. Saya gambarkan dengan cara pengulangan ritme garis berwarna merah sebagai identitas kekuatan yang berbahaya, yang mana garis tersebut adalah tiruan dengan mengikuti tepi wilayahnya. Dalam capaiannya, saya menjadikan penggambaran tempat tersebut yang berlokasi bagian tenggara Jakarta ini, saya tangkap sebagai sisi simbol konsumerisme melalui sampah-sampah hasil dari pada manusia Jakarta. Tempat ini yang mulai beroprasi dari tahun 1986 yang dibangun diatas kolam-kolam raksasa berukuran ratusan hektar bekas pengerukan tanah dengan kemudian kondisi saat ini dipenuhi tumpukan sampah berasal dari Wilayah DKI Jakarta. Garis-garis pada karya ini merupakan obsesi saya dalam berimajinasi seperti halnya peta topografi dalam saya membaca sebuah tumpukan sampah yang menggunung. Dapatkah kita sebagai manusia peduli dengan sampah, setidaknya mengurangi penggunaan sampah?
Muhammad Nirwan Sambudi lahir di Cirebon pada 25 Mei 1998. Saat ini ia sedang menempuh pendidikan di Jurusan Seni Murni, Institut Kesenian Jakarta. Ia sangat tertarik mempelajari berbagai medium karya, baik seni lukis, grafis, patung dan lainnya. Dalam proses berkaryanya, Ia mencoba berangkat dari berbagai permasalahan sosial budaya yang berkembang di masyarakat. Ia juga pernah aktif terlibat dalam pameran bersama di beberapa kota, seperti Jakarta, Cirebon dan Yogyakarta. Selain itu, Ia juga terlibat dalam beberapa proyek individu maupun kolaborasi, seperti seni mural, proyek desain grafis dan fotografi. Di usianya yang masih muda, Ia berharap untuk selalu dapat bereksplorasi melalui karya-karyanya untuk mendapatkan pengalaman baru dan menarik di sekitarnya.