Karya ini masuk kedalam pameran “Caraka Bumi” yang merupakan pameran mahasiswa Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta untuk turut dalam peringatan Hari Bumi sekitar 1 bulan yang lalu, tepatnya 22 April. Karya-karya yang hadir dalam pameran ini menunjukkan rasa apresiasi perupa terhadap keindahan lingkungan, serta karya yang menunjukkan masalah kerusakan yang terjadi pada lingkungan. Caraka, berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti pembawa pesan. Dalam pameran ini, perupa hadir sebagai pembawa pesan yang berupa karyanya.
Detail Karya:
Judul Karya : Homo Ardenter
Ukuran : 60 x 60 cm
Media : Ilustrasi Digital
Tahun Pembuatan : 2021
Menggambarkan ilustrasi seorang homo sapiens sedang menyantap lahap bumi untuk dihabisi, sehabis-habisnya. Dia tetap kurus memakan sebanyak apapun. Dengan latar belakang gugusan bintang sampah, serta bulan dan matahari yang sudah diakuisisi. Dalam karya ini saya ingin menyampaikan pesan, bahwa kerusakan alam yang terjadi pada intinya bukan karena sampah yang makin menumpuk ataupun polusi yang makin merajalela. Namun semua terjadi karena para Homo Sapiens yang tidak mampu untuk meyudahi rasa lapar, haus, horny, dan ingin memiliki.