Karya ini masuk kedalam pameran “Caraka Bumi” yang merupakan pameran mahasiswa Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta untuk turut dalam peringatan Hari Bumi sekitar 1 bulan yang lalu, tepatnya 22 April. Karya-karya yang hadir dalam pameran ini menunjukkan rasa apresiasi perupa terhadap keindahan lingkungan, serta karya yang menunjukkan masalah kerusakan yang terjadi pada lingkungan. Caraka, berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti pembawa pesan. Dalam pameran ini, perupa hadir sebagai pembawa pesan yang berupa karyanya.
Detail Karya:
Judul : Tumbuh
Ukuran : 42 X 29,7
Media : Drawing on Paper
Tahun Pembuatan : 2021
Semua jiwa yang terlahir memiliki pengaruh dalam kehidupan dan memiliki siklus dari lahir, tumbuh dan mati dengan memberi manfaat untuk kehidupan yang akan datang. Tidak lepas dengan pengalamanku beberapa waktu belakangan. Yang mencoba memilih untuk lebih hidup apa adanya, menyelaraskan diri dalam itikad baik dengan alam, tanaman, hewan, manusia. Berusaha belajar menyerap semampunya dari alam sekitar, memilahnya demi memperbaiki diri.
Nama saya Ranu Cumbolo Alamsyah, teman-teman saya biasa memanggil Ranu, Jabo, or anythings, perhaps. Sejak kecil saya sudah sangat tertarik dengan kesenian, tentu saja pada saat itu saya masih belum mengerti apa itu seni, saya hanya senang ketika ada tugas menggambar dari sekolah, nyoret- nyoret tembok rumah atau menyaksikan sebuah pentas seni. Saat ini saya sedang kuliah semester 2 di Institut Kesenian Jakarta jurusan Desain Komunikasi Visual. Saya bekerja sebagai freelance fotografer, kesibukan saya setiap hari selain kuliah dan kerja adalah merawat tanaman-tanaman saya dirumah, bermain dengan kucing-kucing saya dan menggambar, melukis atau membuat karya diluar tugas kuliah saya.