Dalam menghadapi ketidakpastian hidup, manusia cenderung terfokus terhadap pemikiran yang buruk sehingga melewati kesempatan dan peluang yang sebenarnya ada. Agar dapat lepas dari fokus yang buruk terdapat sebuah ritual yaitu menyajikan canang sari sebagai doa atas ungkapan syukur. Barong dalam lukisan merupakan tanda dari kebaikan yang dapat terlihat buruk, sehingga canang sari dan barong merupakan kepercayaan bahwa dari sesuatu yang terlihat buruk terdapat kesempatan dan harapan.