Konsep karya 1X1-20, sebagai gambaran berkarya bukan didasarkan pada pameran, Tetapi ingin berpameran karena sudah ada karya, untuk dipresentasi pada publik. Pada konsep ini, ukuran menjadi mis. Disini tema pameran 1X1 terjadi perselingkuhan ukuran yang betemakan terbatas dan tidak terbatas dengan mines 20 terbatas.
Berkarya bagian dari kehidupan, sehimgga karya seni yang lahir bukan ingin pameran, tapi memang permasalahan kesenian di dalam realitas kehidupan sosial masyarakat yang mana akademis, dosen bertanggung jawab sebagai seorang perupa. Jadi jangan bergenit-genit dengan 1X1 terbatas, tidak terbatas atau kurang terbatas. Tapi itu semua bagian dari kekaryaan kalau diformulasikan menjadi terbatas, tidak terbatas atau kurang terbatas, bersifat teknis.
Dengan demikian seni tidak bisa menutup mata terhadap permasalahan yang melingkup apa bukan yang ada dalam kehidupan ini. Tema pameran1X1 terbatas, tidak terbatas atau mines 20 juga salah satu dari realitas sosial pendidik seni formal yang bergulat pada instrumenta media dan display pameran yang asik dengan dirinya dan “memuja diri” mengasingkan pada ketidakadilan dan keterpenjaraan kebebasan, sikap kritis serta ke keadialan.
Karya berjudul “1X1-20, karya yang sudah ada untuk dipamerankan dengan ukuran 1×1-20 terbatas, tidak terbatas atau kurang terbatas.