Fast fashion membuat pola hidup masyarakat menjadi lebih konsumtif. Pakaian yang rusak otomatis akan dibuang dan menumpuk di tempat pembuangan sampah. Limbah pakaian adalah limbah terbesar kedua terbanyak di dunia. Proses produksi cenderung menimbulkan pencemaran lingkungan dan tidak mementingkan hak asasi buruh pakaian. Masih banyak masyarakat yang senang berbelanja tanpa memikirkan pakaian yang mereka beli dapat bertahan lama atau tidak dan akan dipakai sampai seterusnya. Sustainable fashion berupaya untuk mencoba membuat sistem dimana dalam setiap tahap dalam siklus fashion tidak menimbulkan efek terhadap lingkungan. Dengan itu diadakan edukasi sustainable fashion untuk mengurangi tingkat limbah pakaian. Salah satu caranya adalah menentukan konsumsi pakaian dengan lebih bijaksana seperti memilih bahan pakaian yang dapat dipakai dalam jangka lama dan diproduksi dengan meminimalisir dampak terhadap lingkungan.
Dari pengumpulan data dari berbagai artikel internet, e-book, dan video mengenai sustainable fashion, diputuskan untuk membuat video motion graphic membahas cara menentukan pakaian berkelanjutan berdasarkan bahannya. Dipilih video motion graphic karena dengan cepatnya informasi menyebar luas, orang-orang apalagi anak muda sekarang terlalu malas untuk mencari tahu dari membaca. Video bersifat lebih cepat saji dan menarik. Dengan itu diharapkan bagi yang telah menonton dapat lebih bijak dalam mengkonsumsi pakaian yang dapat dipakai dalam jangka panjang.
Media Utama: