Makanan tradisional dapat dijadikan sebagai suatu yang dapat mengangkat citra dari suatu daerah. Salah satu daerah di Indonesia yang memiliki ragam jenis makanan tradisional yaitu Solo, Jawa Tengah. Sekarang ini telah banyak rumah makan yang menjual makanan-makanan tradisional tersebut, sehingga membuat penduduk sekitar maupun para wisatawan kebingungan menemukan lokasi rumah makan tradisional khas Solo yang diolah secara turun temurun sehingga cita rasanya tetap terjaga.
Upaya untuk membangkitkan kembali kuliner asli Indonesia menumbuhkan usaha untuk mendata, mendokumentasikan dan mempopulerkan makanan tradisional khas Solo. Informasi tentang kuliner di Solo belum banyak dan lengkap. Maka perlu perancangan informasi dan visualisasi aneka kuliner di Solo sebagai pengetahuan bagi masyarakat tentang salah satu kekayaan kuliner di Indonesia. Keinginan membangkitkan kembali kuliner asli Indonesia menumbuhkan gagasan untuk mendata, mendokumentasikan dan mempopulerkan makanan tradisional khas Kota Solo. Melalui buku pesan secara visual maupun verbal dapat tersampaikan dengan baik. Melalui sebuah masyarakat dapat mengetahui apa saja makanan khas Solo yang akan mereka nikmati di Kota Solo.
Biasanya sih sering dipanggil “Jerot” atau “Rot” dengan kelahiran Jakarta, 29 Januari 1998. Merupakan anak kedua dari dua bersaudara, sukanya makan, foto makanan, dan kadang suka bikin makanan kalo nggak males. Sekarang ini sedang menyelesaikan Tugas Akhir (TA) dengan gelar Strata-1 (S1) di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) Fakultas Seni Rupa, jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) dengan peminatan Desain Grafis.