Indonesia merupakan salah satu negera dengan tingkat keragaman fauna yang kaya dan unik, dengan bentuk negara yang berupa kepulauan yang berada diantara Asia dan Australia, posisi geografis ini menghasilkan ragam fauna yang merupakan percampuran antara fauna Asiatis di Sumatra, Jawa, hingga Borneo seperti Harimau dan Gajah dan fauna Australis di Papua seperti Kasuari dan ragam hewan Marsupial, ditambah pula dengan ragam fauna endemik yang berupa fauna Peralihan seperti Komodo dan Anoa yang memiliki persebaran diantara kedua wilayah lain nya di Sulawesi, Maluku, dan Kepulauan Nusa Tenggara. Kesadaran masyarakat terhadap keberadaan satwa tersebut berkaitan langsung dengan situasi konservasi yang tengah terjadi, dimana dibanyak segmentasi masyarakat yang salah satu nya meliputi remaja belum awam mengenai kekayaan fauna yang sesungguh nya. Penggunaan medium yang memikat minat segmentasi remaja saat ini kini memiliki ruang gerak yang luas, mulai dari media animasi, komik, buku literasi, film, hingga video game, dapat berpotensi menarik minat segementasi spesifik.
Melalui observasi dan studi analisis, buku kumpulan desain karakter ini dipilih sebagai media guna menarik minat segmentasi remaja spesifik yang dengan menggunakan tema Personifikasi Athropomorphis fauna lokal Indonesia bergaya gambar Moe dapat menjadi langkah awal membangun ketertarikan mereka terhadap satwa Nusantara yang kemudian dalam konteks lebih luas nya dapat berdampak pada kesadaran terhadap situasi konservasi yang tengah terjadi.
Hyoga Erlangga, mahasiswa DKV Fakultas Senirupa dan Desain Institut Kesenian Jakarta kelahiran Jakarta, 27 April 1999. aktif dalam beberapa Circle ilustrasi sejak 2017 dalam acara konvensi doujinshi Comic Frontier dan telah aktif menjadi peserta sejak CF9. Menspesialisasikan sebagian besar karya nya kedalam ilustrasi desain karakter bergaya visual moe.