Amie Adhayani

NIM : -
Karya Tugas Akhir Mahasiswa | Desain Produk Mode & Busana

Beauty of Sea Floor


Tahun : 2022
Institusi/Kampus : Institut Kesenian Jakarta

Detail Karya:

Pembimbing I:
-
Pembimbing II:
-
Diskripsi Karya

Teknik Bordir, Frill dan Layering 2022


Saya tertarik untuk mengangkat tema terumbu karang ke dalam sebuah karya koleksi busana karena, Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya
akan budaya, lautan dan keindahan alam lainnya. Salah satunya adalah keindahan bawah laut, Indonesia terkenal dengan julukan coral triangle area atau segitiga karang dunia yang membentang di enam negara.

Indonesia sebagai negara bahari memiliki luas wilayah lautan lebih besar daripada daratan, terletak di wilayah strategis yaitu tropis, sehingga memiliki banyak keanekaragaman hayati. Negara dengan kepulauan terbesar di dunia, yang memiliki panjang garis pantai lebih dari 99.093 km dan lebih dari 17.504 pulau. Karena wilayahnya yang cukup luas, maka tidak heran jika Indonesia memiliki kekayaan sumber daya laut yang cukup besar, diantaranya adalah terumbu karang (Zalmita, 2001:52). Keindahan serta keanekaragaman bawah laut dari kepulauan Indonesia menyimpan banyak manfaat yang tidak ternilai harganya yaitu dalam segi ekonomi maupun ekologi.

Terumbu karang terbagi menjadi dua suku kata yaitu terumbu dan karang. Karang merupakan hasil endapan masif kalsium karbonat (CaCO3) yang terbentuk dari proses metabolisme biota laut yang bersimbiosis dengan alga Zooxanthellae. Karang merupakan hewan avertebrata laut yang disebut sebagai polip, sehingga dapat dikatakan bahwa terumbu karang adalah kumpulan hewan karang (polip) yang bersimbiosis dengan alga, sehingga menyebabkan terumbu karang memiliki berbagai macam bentuk dan warna yang beragam. Pigmen warna yang dimiliki alga, memiliki pengaruh yang besar dalam pewarnaan karang, walaupun jenis karangnya sama, jika pigmen yang dimiliki berbeda maka dapat menghasilkan warna karang yang berbeda pula.

Karang dikelompokan menjadi dua kelompok yaitu karang keras dan karang lunak. Karang lunak merupakan kelompok karang yang tidak bisa mengendapkan kalsium karbonat sehingga tidak bisa membentuk terumbu. Karang keras merupakan karang yang dihasilkan dari endapan kapur sehingga membentuk rangka kapur atau terumbu keras (TERANGI, 2015:3). Dalam koleksi ini terinspirasi dari kelompok karang keras yaitu spesies Montipora dan Platygyra. Montipora memiliki pertumbuhan bentuk berupa lembaran dan berlapis menyerupai bunga mawar serta Platygyra memiliki pertumbuhan bentuk berkelok seperti labirin.

Teknik yang digunakan :

  1. Teknik bordir digunakan pada koleksi busana ini adalah motif abstrak yang berfungsi sebagai finishing sisi bawah.
  2. Teknik frill dibuat melalui beberapa proses hingga menghasilkan bentuk yang dibuat menyerupai karang platygyra dimana memiliki pertumbuhan bentuk berkelok seperti labirin, dengan arah pertumbuhannya ke arah vertikal dan horizontal.
  3. Teknik layering pada koleksi busana ini dengan cara menumpuk lembaran pola yang satu dengan yang lain, setiap pola memiliki panjang yang berbeda sehingga ketika disatukan terbentuk siluet asimetris. Pada teknik ini selain membentuk siluet, layering juga terinspirasi dari bentuk karang montipora yang memiliki bentuk pertumbuhan berupa lembaran dan berlapis- lapis seperti bunga mawar.

 

Katalog Pameran: Pameran Karya Tugas Akhir 2021-2022 Sarjana Desain dan Sarjana Seni

Bagikan Karya Seni Ini:

Pameran Lainnya

Buku Cerita Bergambar “Sigale-Gale

Brenda Christovita Daniella Situngkir

PREPOSSESS

P u t r i R e z e k i n a

Stilasi Alat Olahraga Panahan Sebagai Lampu Hias

Nabella Ayu Wulan

Perancangan Desain Interior Museum Jurnal istik Antara di Jakarta

Amartya Febiandini

Perancangan Ilustrasi Budaya Santri di Indonesia Melalui Media Sosial

Noval

First Gate & Wujud Shadow

I Gusti Ayu Rai Tantriyani

Realitas Hidup Kaum Kerumunan Johar Baru Dalam Karya Seni Grafis Teknik Cetak Tinggi

Haidir Muntaha

PREPOSSESS

Anggilda Amanda Hanifah

Trauma

Mohammad Naufal

Sengatan Zaman & Polisi Opera

IMRAN RIFA’IE

Perancangan Ilustrasi Simbolik untuk Motion Graphic Lagu “Juwita Malam” Karya Ismail Marzuki Aransemen Trio NonaRia

Maria Aurellia Dyan Putri Utami

Eksplorasi Bentuk Kumbang Tanduk Dengan Teknik Intarsia

Ricki Dwi Fitrianto

“KREATIF” Bersama Krea dan Atif

Bintari Nur Fitriani

Perancangan Komik Online Interaktif Cerita Rakyat “Watu Maladong”

Michelle Josephine Jeasi Wenas

Kampanye EdukasiTentang Hak Cipta Karya Ilustrasi

Florenshia Marisa

Deceptive Lines

F a r a h M a r a n i s

Perencanaan Desain Hotel Bintang 5 Dengan Nuansa Eropa Klasik

Hilma Nurkamelia

Perencanaan Desain Interior Perpustakaan Seni Rupa dan Desain di Jakarta Pusat

N a t a s h a K i r a n a

Commedia Dell’arte

Zulyauma Afwa Amorin

Perancangan Ulang Kemasan Produk Bedak Kosmetik Lokal Sariayu Martha Tilaar Basic Makeup Series

Niaka Annisa Dara Tito

Cerita Agung

Elisabet Sekar Kusumawardhana

Animasi Motion Graphic Marka Jalan

Gita Amalia Sari

Perancangan Animasi 3D Tentang Kebijakan Thomas Stamford Raffles pada Masa Kolonialisme di Indonesia untuk Siswa SMA Kelas 11

Raja Fauzan Gani

Motif Batik Pring Sedapur Sebagai Ide Penciptaan Karya Kriya

Erha Riyan Rohmad Hidayat

Menukas Desas-Desus

Julio Otto Qasana

Perancangan Desain Aplikasi Imunisasi Wilayah DKI Jakarta

Puan Malika

Perancangan Coffee Table Book, Landmark di Kota Jakarta

Annisa Sekarani Yasmin Soekadis

Seni Grafis Cetak Tinggi, Deformasi Bentuk Kuliner Betawi

Wirani Putri Rahmania

Perencanaan Desain Interior Hotel The Westin di Jakarta dengan Konsep Modern Luxury

Diajeng Ratih Cahyaning

Media Instalasi Seni Lukis Kaca, REFLEKSI PERISTIWA KRISIS 1998 Terhadap Keluarga dan Sekitarnya

Nirwan Sambudi

Bergerak! & Secangkir Kopi Di Pagi Hari

Susi Necklin

Seri Penyimpangan : Akibat I

Muhammad Khrisna Dwi Putra